Semarak Maulid Nabi 1448 H, Pemdes Upang Gelar Tabliq Akbar dan Tausiyah
BANYUASIN | Sumsel.suarana.com — Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Pemerintah Desa Upang, Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, menggelar tabliq akbar dan tausiyah keagamaan, Kamis malam (10/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid As-Sajadah, RT 05 Dusun II, Desa Upang, sekitar pukul 20.00 WIB, tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Rasulullah SAW.
Rangkaian kegiatan diawali pembukaan oleh MC Ar-Razi Alkhoarizmi, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustadz Sufyan Asauri. Suasana kemudian semakin semarak dengan pembacaan Asmaul Husna dan sholawat yang dibawakan TPA Bina Ilmi.
Selanjutnya, kegiatan diisi sambutan Ketua Panitia Septiawan, S.Hi., dan Kepala Desa Upang H. Zawawi, S.Pd., sebelum memasuki acara inti berupa ceramah agama yang disampaikan Ustadz K.H. Kms. Muhammad Rasyid, S.Ag., M.H.I.
Ketua Panitia Septiawan, S.Hi., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia serta masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia berharap peringatan Maulid Nabi yang digelar bersama dapat membawa keberkahan sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat kepada Nabi Muhammad SAW.
"Semoga acara kita pada malam hari ini menjadi keberkahan dan menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Upang H. Zawawi, S.Pd., menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Upang yang dinilai antusias dalam mempersiapkan maupun mengikuti kegiatan Maulid Nabi.
"Kami ucapkan terima kasih, semoga menjadi amal jariah buat bapak dan ibu sekalian," kata Zawawi.
Dalam tausiyahnya, Ustadz K.H. Kms. Muhammad Rasyid, S.Ag., M.H.I., mengajak jamaah untuk memperbanyak sholawat sekaligus mengingat kembali nilai-nilai keagamaan dan keteladanan Rasulullah SAW.
Penyampaian tausiyah berlangsung interaktif. Selain memberikan pesan-pesan keagamaan, sang ustadz juga membangun komunikasi dengan jamaah melalui suasana yang ceria sehingga rangkaian acara berlangsung penuh semangat namun tetap khidmat.
Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Pemerintah Desa Upang, pengurus masjid, panitia, serta masyarakat setempat. Kebersamaan berbagai unsur masyarakat itu menjadi bagian penting dalam menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar agenda seremonial keagamaan. Momentum tersebut juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali mengingat keteladanan Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Upang berharap semangat keagamaan, persatuan, serta silaturahmi antarwarga terus terjaga dan semakin kuat.
Rangkaian tabliq akbar dan tausiyah berlangsung lancar, khidmat, serta penuh kebersamaan hingga acara ditutup dengan doa.
(Junaidi)