24 C
id

Sebut Satu Nama, Netizen Nyinyir Soal Sekolah Lainnya



Banyuasin | Sumsel.suarana.com — Penyebutan nama salah satu sekolah dalam video terkait operasi tangkap tangan (OTT) dugaan pelanggaran Program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada 17 September 2026 lalu, memicu beragam pertanyaan dari warganet.

Pasalnya, hingga kini publik masih mempertanyakan sekolah mana saja yang berkaitan dengan perkara dugaan fee 1 persen dalam program tersebut.

Pantauan di salah satu akun TikTok, sejumlah komentar bermunculan. Warganet mempertanyakan perkembangan perkara, termasuk identitas dan lokasi sekolah lain yang disebut-sebut berkaitan dengan OTT yang dilakukan Tim Tipikor Polda Sumatera Selatan.



Pertanyaan tersebut mencuat setelah sebelumnya beredar informasi mengenai sejumlah kepala sekolah yang menjalani pemeriksaan dalam perkara tersebut. Namun, identitas seluruh sekolah yang diperiksa atau dimintai keterangan belum seluruhnya diketahui publik.

Selain mempertanyakan nama sekolah, warganet juga menyoroti status 12 kepala sekolah yang telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan.



Sebelumnya, Polda Sumatera Selatan menyampaikan bahwa para kepala sekolah tersebut masih dapat dipanggil kembali untuk kepentingan pendalaman penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Di tengah perhatian publik tersebut, baru-baru ini muncul pula permintaan dari salah satu komunitas aktivis Sumatera Selatan terhadap Bupati Banyuasin  agar mempertimbangkan penonaktifan kepala sekolah yang terjaring pemeriksaan maupun yang diduga berkaitan dengan perkara fee 1 persen tersebut.



Menurut komunitas tersebut, langkah itu dinilai dapat membantu proses pemeriksaan dan pengungkapan perkara agar berjalan lebih leluasa.

Namun, sejauh ini belum ada keterangan resmi yang menyatakan bahwa seluruh kepala sekolah yang diperiksa tersebut terbukti terlibat dalam tindak pidana. Status hukum masing-masing pihak masih bergantung pada hasil pemeriksaan dan proses penyidikan aparat penegak hukum.

Publik pun kini masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari Polda Sumatera Selatan maupun pihak terkait mengenai perkembangan perkara, termasuk sekolah dan pihak lain yang diperiksa dalam kasus tersebut.

Pewarta: Junaidi


Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -