Tertangkap Layar, Warga Kenten Laut Kritisi Pemkab Banyuasin
Banyuasin | Sumsel.suarana.com – Tangkapan layar kolom komentar pada salah satu unggahan media sosial Pemerintah Kabupaten Banyuasin memperlihatkan sejumlah warga menyampaikan kritik dan harapan kepada pemerintah daerah terkait pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur. Salah satu komentar berasal dari akun Facebook @Arfani Nian yang menyoroti persoalan distribusi air bersih di Desa Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Kamis (10/7/2026).
Dalam komentarnya, pemilik akun tersebut mengaku mewakili keluhan warga Kenten Laut yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun. Ia menyampaikan bahwa pasokan air dari PDAM disebut hanya mengalir dua kali dalam sebulan dengan durasi sekitar tiga jam setiap kali penyaluran.
"Kami warga Kenten Laut mohon bantuan Pak Askolani. PDAM kami cuma hidup dua kali sebulan, itu pun cuma tiga jam tiap hidup. Ini sudah berjalan belasan tahun. Tolong Pak, janji bapak dari periode pertama memimpin Banyuasin dan kini sudah periode kedua, belum juga ada perhatian dari bapak," tulis akun tersebut.
Selain persoalan air bersih, warga lainnya juga memanfaatkan kolom komentar untuk menyampaikan aspirasi terkait pembangunan infrastruktur.
Akun @Fahru Suharyanto mempertanyakan kelanjutan pembangunan jembatan yang berada di Desa Purwosari, Kecamatan Makarti Jaya.
"Pak, kapan jembatan yang sudah viral di Purwosari, Kecamatan Makarti Jaya, dibangun?" tulisnya.
Sementara itu, akun @Al-fahrizi Al-fahrizi menanyakan progres pembangunan akses jalan dari Kecamatan Air Salek menuju Kota Palembang.
"Pak, untuk Air Salek kapan, Pak, jalan akses menuju kota?" tulisnya.
Hingga berita ini ditulis, belum terlihat adanya tanggapan atau balasan dari akun media sosial Pemerintah Kabupaten Banyuasin terhadap komentar maupun pertanyaan yang disampaikan oleh para warganet tersebut.
Pewarta: Junaidi


