Masuki Kemarau Nelayan Sungai Musi Mulai Marak Mencari Benih Ikan "Tiger Fish"
Banyuasin | Sumsel.suarana.com – Memasuki masa menjelang musim kemarau, aktivitas para nelayan di perairan Sungai Musi mulai meningkat. Sejumlah nelayan terlihat berburu benih ikan yang dikenal dengan sebutan tiger fish menggunakan alat tangkap tradisional jenis togok.
Di wilayah perairan Kecamatan Banyuasin II, Makarti Jaya, Air Salek, Muara Padang, Muara Telang, hingga Sumber Marga Telang, ikan tersebut lebih dikenal masyarakat dengan nama iwak elang. Proses pencarian umumnya menyasar benih ikan yang masih berukuran sangat kecil, bahkan sebesar biji semangka.
Abas, salah seorang pembeli benih ikan yang ditemui awak media pada Minggu (27/7/2026), mengatakan harga benih bergantung pada ukurannya. Benih berukuran lebih besar dibeli seharga Rp10.000 per ekor, sedangkan benih yang masih kecil dan berwarna putih dihargai sekitar Rp5.000 per ekor.
Menurut sejumlah nelayan, pencarian benih tiger fish dinilai lebih ringan dibandingkan menangkap ikan konsumsi lainnya. Selain tidak membutuhkan peralatan yang rumit, biaya operasional yang dikeluarkan juga relatif lebih kecil.
Di balik aktivitas tersebut, beredar pula berbagai cerita yang berkembang di kalangan nelayan. Salah satunya mengenai anggapan bahwa keberadaan benih ikan akan tiba-tiba menghilang apabila terjadi keributan atau perselisihan di antara para pencari.
Hingga kini, kepercayaan tersebut masih sebatas cerita yang berkembang di masyarakat dan belum dapat dibuktikan secara ilmiah.
Hasan, warga Desa Upang, Kecamatan Air Salek, mengaku pernah ikut mencari benih ikan tersebut pada tahun lalu. Ia menceritakan pernah mengalami kejadian yang menurutnya cukup unik.
"Padahal jarak kami berdekatan, alat tangkap sama, cara menangkap juga hampir sama, tetapi hasil yang didapat bisa sangat jauh berbeda," ujarnya.
Fenomena perburuan benih tiger fish ini diperkirakan akan terus meningkat selama musim kemarau berlangsung, seiring kondisi perairan yang dianggap lebih mendukung untuk melakukan pencarian.
Meskipun demikian, para nelayan diharapkan tetap memperhatikan kelestarian sumber daya perikanan agar populasi ikan di Sungai Musi tetap terjaga untuk masa mendatang.
. Pewarta : Junaidi

