DAERAH
PERISTIWA
0
Kalimat “Bupati Paok” Jadi Sorotan! Ucapan Oknum Anggota DPRD Lahat Picu Polemik, Ini Respons Keras Publik
Lahat | Sumsel.suarana.com - Suasana politik di Kabupaten Lahat mendadak menjadi perhatian setelah beredarnya video yang diduga menampilkan pernyataan kontroversial dari seorang oknum Anggota DPRD Lahat berinisial HK.
Peristiwa tersebut disebut terjadi saat kegiatan reses tahap II Daerah Pemilihan VI tahun sidang 2026, pada Jumat, 10 April. Dalam video yang beredar, HK diduga menyampaikan pernyataan yang menyinggung kepala daerah.
Ia disebut-sebut menyebut Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, dengan istilah yang dinilai kurang pantas, yakni “Bupati Paok” atau “Bupati Kolam” yang berkaitan dengan program Ketahanan Pangan Atau Tebat.
Meski belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait, ucapan yang diduga tersebut telah memicu beragam reaksi dari masyarakat. Sejumlah pihak menilai, sebagai wakil rakyat, setiap anggota DPRD seharusnya menjaga etika dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.
Tanggapan juga datang dari Mahendra Reza Wijaya, Ketua Gerakan Cintai Lahat. Ia menilai, jika pernyataan tersebut benar adanya, hal itu mencerminkan kurangnya kehati-hatian dalam berkomunikasi, terlebih berkaitan dengan isu kebijakan publik.
Menurutnya, perbedaan pandangan terhadap suatu program sebaiknya disampaikan melalui forum resmi, seperti rapat paripurna, agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya memahami arah kebijakan nasional, termasuk program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada ketahanan pangan.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak HK terkait video yang beredar. Publik pun menantikan klarifikasi untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya.
Situasi ini diharapkan menjadi pengingat bagi semua pihak agar tetap menjaga etika dan kehati-hatian dalam berkomunikasi, terutama di tengah dinamika politik yang berkembang
(Syahrial)
Via
DAERAH
