DAERAH
DUNIA PENDIDIKAN
0
Wacana Sekolah Daring Mulai April 2026, Tapi Program MBG Tetap Jalan: Kebijakan Efisiensi atau Kontradiksi?”
Lahat |Sumsel.suarana.com - Rencana pemerintah menerapkan pembelajaran daring mulai April 2026 menuai sorotan dari masyarakat. Kebijakan ini disebut sebagai bagian dari upaya efisiensi energi, dengan mengurangi aktivitas fisik di sekolah dan beralih ke sistem belajar dari rumah.
Namun di sisi lain, program Makan Bergizi Gratis atau MBG justru tetap berjalan seperti biasa. Siswa tetap diminta datang ke sekolah untuk mengambil paket makanan yang telah disiapkan pemerintah.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik. Banyak yang menilai kebijakan tersebut terkesan tidak sinkron. Jika siswa tetap harus datang ke sekolah, meski hanya untuk mengambil makanan, maka tujuan efisiensi energi dinilai kurang maksimal.
Sejumlah orang tua dan pemerhati pendidikan bahkan menilai, bila siswa sudah berada di lingkungan sekolah, pembelajaran tatap muka seharusnya bisa tetap dilakukan. Selain lebih efektif, interaksi langsung antara guru dan siswa juga dinilai penting untuk menjaga kualitas pendidikan.
Di media sosial, perdebatan pun semakin ramai. Sebagian mendukung program MBG karena dinilai membantu pemenuhan gizi anak. Namun, tidak sedikit pula yang mempertanyakan efektivitas kebijakan daring jika tetap mengharuskan mobilitas siswa.
Hingga kini, pemerintah belum memberikan penjelasan rinci terkait mekanisme pelaksanaan kedua kebijakan tersebut secara bersamaan. Masyarakat pun berharap ada evaluasi agar kebijakan yang diambil benar-benar selaras, baik dari sisi efisiensi energi maupun kualitas pendidikan.
(Syahrial)
Via
DAERAH