ADAT BUDAYA
DAERAH
0
Rayakan Malam Kemenangan Warga Menggelar Takbir Mursal
Banyuasin | Sumsel.suarana.com - Dalam rangka menyemrakan malam hari raya idul fitri 1447 Hijriyah, warga masyarakat di desa Saleh Mukti Kecamatan Air Salek kabupaten Banyuasin Sumatra Selatan menggelar perayaan takbir keliling yang mana disebut sebagai takbir Mursal oleh para tokoh agama nahdlatul ulama (NU) di wilayah kecamatan ini. Kegiatan terpantau padat penduduk yang berkumpul bersama di lapangan sepak bola desa Saleh Mukti sebagai tempat bermulanya kegiatan takbir Mursal ini dilakukan.
Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, yang mana memang idul fitri pada tahun ini hampir bertepatan dengan hari raya nyepi umat Hindu dan selisih pula dengan umat muhammadiah yang telah lebih dulu merayakan hari raya, tampak pagelaran budaya tahunan umat muslim di daerah jalur ini diawali dengan adanya sistem pembukaan dengan menghadirkan berbagai unsur terkait seperti pemerintah setempat dan dan pemuka agama untuk memberikan arahan
Dalam sambutannya pada momen pembukaan takbir Mursal desa saleh Mukti ini, salah satu tokoh agama yaitu ustadz Syamsul Arifin mengatan bahwa perbedaan diantara ormas Islam bukan untuk memper pecah umat. Tetapi justru bertujuan menyatukan ukhuwah islamiah dengan catatan tetap sama sama saling menghargai, menghormati dan tetap menjaga persatuan serta kesatuan.
Ustadz Syamsul juga menghimbau supaya pagelaran pawai takbir tidak menimbulkan masalah yang buruk, ia mengingatkan kembali kepada seluruh elemen-elemen yang turut terlibat dalam rangka kemeriahan hari kemenangan umat muslim tersebut bahwa tujuan akhir siar IsIam ialah rahmatalil alamin yakni mendapatkan rahmat dari sang kuasa
"Pada kesempatan momentum takbir mursal kali ini hendaklah kita semua senantiasa saling menghormati, agar terhindar dari sesuatu yang tidak kita inginkan serta berharap takbir malam hari ini nantinya tetap berlangsung kondusif serta akhirnya bisa tercapai sebagaimana yang diinginkan yaitu tujuan siar Islam yang rohmatalil alamin" Pungkasnya
Usai pembukaan tersebut kemudian kegiatan takbir keliling ini mulai berlangsung dengan arak-arakan pawai berbagai jenis kendaraan bermotor dan mobil untuk membawa perlengkapan takbir seperti toa masjid beduk, ampli player dan barang lainnya.
Terpantau sejak tadi sore sampai dengan saat kondisi dilapangan masih berjalan cukup kondusif meski ada beberapa anak muda yang mengendarai sepeda motor dengan sedikit kurang beraturan tetapi tidak terdapat kejadian kejadian seperti kecelakaan ataupun hal lain sampai dengan saat ini.
Sementara itu di tiap tiap masjid serta mushola desa lainnya juga sampai sekarang ini masih terdengar berkumandang gema takbir sahut sahutan seolah olah para umat muslim ini enggan untuk berhenti barang sejenak pun pada perayaan hari raya idul fitri di tahun ini
Dari Banyuasin Sumatra Selatan, junaidi: mengabarkan
Via
ADAT BUDAYA