DAERAH
HUKUM
0
STOP Narkoba Sudah Depan Rumah,Lahat Bersinar Bersih dari Narkoba
Lahat | Sumsel.suarana.com - Pemerintah Kabupaten Lahat melaksanakan Deklarasi Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba) yang digelae di gedung olahraga (GOR), Kamis (22/1).
Dihadiri langsung Kepala Badan Narkoba Nasional (BNN) RI Komjen Pol.Suyudi Ario Seto SIK.SH MSi, Menteri Desa dan Pembangunan daerah tertinggal Yandri Susanto S.PT.MPd. Kakor Binmas Irjen Pol.Kalingga SIk.MSi, Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang SH, Waka Polda Brigjen Pol Sony Santana SIK, Ka BNN Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan SIK.MH.
Juga Ketua TP PKK kabupaten Lahat Ir. Sri Meliyana Bursah, pengurus Apkasi, bupati/walikota seSumsel, Forkopimda Kab.Lahat, Kepala OPD, Camat, Kades sekab Lahat, TP- PKK, Tomas, Relawan Narkoba Lahat serta pelajar dan mahasiswa. Yang bersinergi dalam pencegahan narkoba melalui ikrar bersama.di awal kegiatan.
Bupati Lahat, Bursah Zarnubi SE mengatakan bahwa pemberantasan narkoba menjadi tanggung jawab bersama dan menjalankan amanat Presiden dalam Asta Cita nomor 7 Penguatan prmberantasan Narkoba sekaligus nomor 6 membangun dari desa dan dari bawah untuk menyelesaikan pemerataan dan pemberantasan kemiskinan. kemiskinan tidak mungkin diberantas kalau narkoba masih merajalela di desa-desa.
“Kabupaten Lahat zona merah gawat darurat narkoba, sudah hidup dengan kita sehari-hari, istilahnya narkoba itu sudah di halaman kita. Narkoba sudah ada di mana mana mari selamatkan diri kita keluarga kita, lingkungan masyarakat kita dan selamatkan bangsa kita dari Narkoba agar tujuan Presiden RI untuk mencapai Indonesia emas tahun 2045," ujarnya.
Sementara Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang SH menjelaskan bahwa semua menyadari bahwa narkoba kini tidak lagi hanya menyasar perkotaan tapi sudah merambah ke pelosok desa melalui program desa bersinar kita ingin memperkuat benteng pertahanan paling dasar di masyarakat dengan dukungan kementerian desa.
“Jadi sebelum terlambat mari kita bersinar yang bersih dari narkoba, dan komitmen berantas narkoba ini dengan Deklarasi Indonesia Bersinar .saya secara khusus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada bupati Lahat dan jajaran yang telah bersedia menjadi inisiator sekaligus sebagai tuan rumah. Kabupaten Lahat bukan hanya kaya akan sumber daya alam dan budaya tetapi hari ini membuktikan diri memiliki komitmen dan moral yang tinggi untuk menjaga generasi tetap sehat dan berintegritas” tuturnya .
Senada, Menteri Desa dan daerah tertinggal Yandri Susanto S.PT.MPd mengajak bersama berantas narkoba, ” Mari kita gabungkan komitmen bersama bersatu selamatkan anak negeri ini selamatkan warga negara dari bahaya narkoba. kami di kemendes mengajak untuk melawan narkoba saya minta kepada para kepala desa, BPD, perangkat desa pendamping desa warga desa harus sama-sama kita lawan narkoba dengan sekuat-kuatnya kita tidak boleh kalah dengan bandar-bandar narkoba”, ucapnya.
Kepala BNN pusat Komjen Pol. Suyudi Ario Seto SIK.SH MSi, menyampaikan Bersinar menjadi sejarah tonggak sejarah penanganan narkotika di indonesia dan mudah-mudahan ini menjadi penyemangat semua.
"Hari ini kita sama-sama akan dan telah mengikuti launching nasional wilayah kabupaten bersinar (bersih dari narkoba) se Indonesia ditandai dengan peluncuran unit layanan terpadu P4GN yaitu pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," ucapnya
Dikatakannya, Kabupaten Lahat yang menjadi tonggak awal pembangunan BNN tingkat kabupaten serta akan dilanjutkan dengan pendirian 50 unit layanan P4GN lainnya di tingkat kabupaten/ kota seluruh wilayah nusantara.
Narkoba adalah musuh bersama dan dalam pemberantasan narkoba ini harus bersama-sama, harus kuat dan berani mengatakan tidak pada narkoba dan menghentikan aksi-aksi narkotika praktek-praktek narkotika sekecil apapun itu kita jangan pernah memandang sepele.
Kabupaten Lahat sudah menjadi saksi deklarasi sudah dikumandangkan, ia mengajak sama-sama berperang melawan narkoba kita berperan terhadap bandar-bandar narkoba tapi ke depankan upaya kemanusiaan terhadap para korban. saudara-saudara yang sudah tersandung terperosok masuk menggunakan narkoba harus kita selamatkan harus kita rehabilitasi.
“Saya juga meminta kepada seluruh aparat desa jangan pernah mendiamkan, membiarkan praktek-praktek sekecil apapun itu baik dengan modus hajatan, kita tidak menginginkan dan membenarkan adanya praktek penyalahgunaan narkoba, bila ada wajib ditindak di proses tangkap pengedarnya dan penyelenggaranya”, pesannya yang mengajak bersama memberantas narkoba.
(Syahrial)
Via
DAERAH
