24 C
id

BBM Jenis Solar Tiba Tiba Langka Pasca Idul Adha





Banyuasin | Sumsel.suarana.com -- Bahan bakar minyak jenis solar tiba tiba saja mengalami kelangkaan pasca hari raya idul Adha 1446 H. Kelangkaan BBM Jenis Solar ini terjadi di daerah kecamatan Air Salek Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.

Terpantau di dua hari ini banyak keluhan dirasakan oleh masyarakat setempat yang kesulitan mendapatkan BBM Jenis Solar, terlebih saat ini sebagian besar petani masih dalam proses panen padi Ip 200 dan para nelayan yang mulai ingin melaut setelah hari raya pun menjadi terkendala akibat kelangkaan BBM tersebut, Rabu 11/6/2025.

"Rama (25) seorang pemuda Desa Upang berprofesi sebagai nelayan mengaku kesulitan untuk mendapatkan bahan bakar minyak jenis solar yang menjadi kebutuhan pokok bagi para nelayan yang ingin melaut setelah hari raya idul Adha, dia membenarkan adanya kelangkaan BBM tersebut di area tempat tinggalnya yang sebelumnya mudah didapatkan.

Disinggung mengenai kemungkinan penyebab kelangkaan BBM Jenis Solar ini "Rama menyebutkan bahwa dirinya sendiri belum mengetahui secara pasti apa yang menjadi pemicu terjadinya kelangkaan tersebut, menurutnya selaku nelayan yang memang sangat membutuhkan dia akan mencari informasi terkait penyebab utama kelangkaan dimaksud.

"Jola nian mang  minyak udah agak sulit        sekarang ini di upang, Nahh kurang tau juge mang  ape  penyebabnye, Owh iye agek di tanyo ke" ungkapnya 

Sementara itu "Tam (50) seorang pengusaha combine sekaligus pemilik tempat penggilingan padi menyebutkan bahwa kondisi kelangkaan BBM sampai saat ini masih belum ada perubahan dari sebelumnya, senada dengan Rama ia juga mengatakan bahwa kelangkaan BBM Jenis Solar ini akan menghambat berbagai macam jenis kegiatan dan usaha yang memerlukan bahan bakar minyak tersebut.

Ironinya menurut dia untuk menjalankan pelayanan kepada masyarakat setempat yang ingin menggiling padi dijadikan beras buat kebutuhan makan dirinya harus menyedot sisa solar di Tanki combine miliknya yang sudah tidak dapat beroperasi lantaran kelangkaan BBM Jenis Solar ini.

"pacak nian, masi pecak cerito kemaren tulah, ngileng bae ngambek minyak di kombet, iyo nian" terang dia.



. Pewarta: Junaidi 
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -
⚠️ Peringatan Plagiarisme
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Dukung jurnalisme independen bersama Suarana.com untuk terus menghadirkan berita berkualitas.

👉 Klik di sini untuk mendukung