24 C
id

Miris,, Panen Padi di Cawang dan Ip 200 di Dataran Rendah Air Salek Berpotensi Kerugian




Banyuasin | Sumsel.suarana.com -- Sebuah pemandangan yang sangat memprihatikan di wilayah parit Cawang Desa Air Solok Batu Kecamatan Air Salek Banyuasin Sumatera Selatan dimana tampak terlihat hamparan sawah dengan kondisi padi yang menguning siap dipanen tetapi para petani di daerah ini disinyalir berpotensi alami kerugian,

Pasalnya kondisi sebagian besar sawah sawah yang siap dipanen ini terendam air setinggi lutut orang dewasa hingga tak mampu melakukan proses panen dengan menggunakan alat pertanian, akibatnya para pemilik sawah harus bersusah payah memanen padi mereka dengan tenaga manual sedang proses mendapatkan bantuan tenaga kerja sudah sangat sulit di dapatkan pada kondisi saat ini.


"Wiyono, seorang petani yang saat sedang panen bahkan rela membagi hasil panen padi miliknya dengan 4 berbanding satu alias bagi 4 kepada orang yang bersedia membantu proses panen dengan cara manual yang menurut informasi akan sulit jika dilakukan dengan jumlah tenaga kerja yang sekidit (11/4/2025).




Saat dikonfirmasi wartawan dirinya mengungkapkan bahwa selaku pemilik sawah dia merasakan dilema yang cukup besar lantaran harus mengeluarkan biaya lebih daripada proses panen dengan alat pertanian 

Paktani asal desa Enggal Rejo ini juga menjelaskan penyebab utama tidak bisanya menggunakan alat pertanian dalam proses panen saat ini ialah kondisi lahan miliknya yang terhitung rendah ditambah eksistensi curah hujan tinggi yang terjadi di sepanjang bulan Maret lalu 


"Tempatnyo rawa kak dak pacak di combine, Lahannya rawa curah ujan terus terusan dem pusing" ungkapnya 

Selain itu juga terpantau di wilayah desa upang hamparan tanaman padi pada tanam ulang Ip 200 yang juga berkemungkinan besar gagal panen akibat serangan hama keong dan kelebihan air bagi sawah di dataran rendah 

Beruntung bagi para petani yang memiliki tanah sawah di dataran yang lebih tinggi itupun masih harus berjuang menghadapi gulma yang tumbuh lebih subur dari tanaman padi belum lagi serangan hama wereng dan sebagainya apabila tanaman padi  mulai keluar malainya


Pewarta: Junaidi
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -
⚠️ Peringatan Plagiarisme
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Dukung jurnalisme independen bersama Suarana.com untuk terus menghadirkan berita berkualitas.

👉 Klik di sini untuk mendukung