BERITA UTAMA
DUNIA PENDIDIKAN
0
Kontroversi PIP SDN 1 Muara Padang Belum Terjawab Sepenuhnya
Banyuasin | Sumsel.suarana.com -- Kontroversi PIP SDN 1 muara padang sampai saat ini belum terjawab sepenuhnya setelah sempat dikabarkan ratusan orang tua siswa penerima bantuan program Indonesia pintar di sekolah dasar negeri satu kecamatan muara Padang Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan ini telah terima pengembalian buku tabungan PIP pada tanggal 15 februari 2025 lalu.
Pasalnya dari 300 buku tabungan PIP beserta uang tunai sebesar Rp 110,475,000(seratus sepuluh juta empat ratus tujuh puluh lima ribu rupiah) yang dikembalikan terdapat banyak sekali menimbulkan pertanyaan lantaran ada slip penarikan tetapi tidak ada uang yang diterima, dan dari waktu yang dijanjikan kepala sekolah terkait untuk menyelesaikan kemungkinan adanya hak siswa yang belum diterima sejauh ini tak begitu ada kejelasan pastinya, (6/3/2025)
Sebelumnya "Marimun S Pd. Selaku kepala sekolah dasar negeri satu ini saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan salah satu perwakilan wali terkait adanya kemungkinan kekurangan dana PIP yang dikembalikan, menurut dia hal tersebut akan segera ditindaklanjuti pasca dirinya menjalani perawatan di rumah sakit
"Ouw untuk buku yang tahun 2017-2019 itu kepala sekolah yang dulu pak....itu buku dari KS yang dulu Pak Sarmilin"sebut dia pada 15 februari lalu.
"Saya sudah wa ke pak Herman kalu Ado yang terselip belum terbayar untuk di rekap nanti kita selesaikan.... tapi sabar nunggu saya sembuh dan keluar dari rumah sakit" jelas dia kala itu
kepala SDN 1 Muara Padang ini merespon saat dihubungi via WhatsApp pribadi nya baru baru ini menjelaskan bahwa kondisi kesehatan dirinya mulai membaik tetapi "Marimun belum memberikan jawaban tentang waktu untuk melakukan penyelesaian kekurangan pengembalian dana PIP dimaksud, menurut dia saat ini ia masih bolak balik kontrol kesehatan ke rumah sakit.
"Alhamdulillah SDH agak mendingan, tensi msh 170/89, gula darah 224 Pak" balas dia
"Yang jelas bukan saya mengulur waktu, memang saya harus keluar masuk RS buat kontrol kesehatan dengan dokter, terakhir kemarin tanggal 5 Maret 2025, tahu sendiri kan penyakit tipes harus bagaimana....🙏🙏🙏"tambah dia
Sementara seorang penduduk yang tidak ingin disebut identitasnya sempat menyebutkan bahwa pada tahun 2021 anaknya yang bersekolah di SDN 1 Muara Padang ini pernah menerima bantuan tersebut tetapi buku tabungan siswa penerima tidak dikembalikan kepada dirinya, menurut dia saat ini informasi yang ia terima dari perwakilan wali murid yang menyerahkan hanya ada daftar penerima tetapi tidak ditemukan buku tabungan dimaksud dan akan ditanyakan kembali ke kepala sekolah SDN 1 Muara Padang.
Sedangkan wali murid lainnya mengatakan bahwa bagi orang tua siswa yang merasa ada sesuatu hal terkait ingin diperjelas mengenai realisasi penyerahan hari ini akan diadakan Audiensi kembali ke pihak sekolah pada Senin 17 februari 2025.
"Tadi pengurus sudah konfirmasi ke kepala sekolah terkait hal ini yang tidak ada uang namun ada slip penarikan dan lain lain katanya mau ketemuan hari Senin nanti dengan kepala sekolah" ungkapnya saat itu (15/2).
Sampai saat ini puluhan wali siswa masih menunggu sebelum meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera turun tangan mengatasi permasalahan Kontroversi PIP yang ada saat ini, apabila memang ditemukan adanya perbuatan melawan hukum atas kepala sekolah SDN 1 muara padang ini tentu selayaknya mendapatkan ganjaran yang setimpal.
. Pewarta : Junaidi
Via
BERITA UTAMA