24 C
id

Satu Nama SDN di Air Salek Mencuat Usai OTT Dugaan Fee Revitalisasi Sekolah



Banyuasin | Sumsel.suarana.com — Nama salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, mencuat setelah operasi tangkap tangan (OTT) Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan terkait dugaan pungutan atau fee dalam Program Revitalisasi Satuan Pendidikan APBN Tahun Anggaran 2026.

Di tengah perkembangan kasus tersebut, sebuah nama SDN di wilayah Kecamatan Air Salek kemudian muncul dalam sebuah video berdurasi sekitar 1 menit 17 detik yang beredar di masyarakat. Dalam video tersebut, muncul informasi mengenai dugaan keterlibatan penyerahan uang tunai sebesar Rp5 juta.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai keterlibatan sekolah yang disebut dalam video tersebut belum dapat dikonfirmasi secara independen. Untuk memastikan informasi, awak media mendatangi langsung sekolah yang disebut-sebut berkaitan dengan informasi dalam video pada Sabtu (19/9/2026).

Namun, kepala sekolah maupun bendahara sekolah disebut sedang tidak berada di tempat.

“Kepala sekolah dan bendahara sedang tidak ada dan tidak ada yang bisa mewakili,” ujar beberapa guru yang ditemui awak media.

Awak media kemudian meninggalkan pesan untuk meminta kesempatan bertemu secara langsung dengan kepala sekolah guna memperoleh penjelasan terkait informasi yang beredar tersebut.

Sementara itu, Kepala SDN 11 Air Salek, Agus Susanto, S.Pd., yang sekolahnya diketahui pernah menerima Program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada 2025, mengatakan dirinya tidak pernah memberikan fee sebagaimana dugaan yang kini tengah mencuat dalam perkara OTT tersebut.

Menanggapi informasi mengenai adanya salah satu sekolah di Kecamatan Air Salek yang disebut turut menyerahkan uang Rp5 juta, Agus mengaku masih meragukan kebenaran informasi tersebut.

Upaya konfirmasi juga telah dilakukan kepada Koordinator Wilayah (Korwil) Disdikbud Kecamatan Air Salek, Sutarmin, S.Pd., M.AP., terkait adanya nama sekolah di wilayah kerjanya yang disebut dalam informasi yang beredar.

Namun hingga berita ini diterbitkan, Sutarmin belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi tersebut. Konfirmasi terhadap kepala satuan Pendidikan  yang sekolahnya disebut dalam video juga masih terus diupayakan.

. Pewarta :Junaidi


Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -