24 C
id

Bertambah Parah, Daya Listrik Jalur 11 Kini Melemah hingga Siang Hari



Banyuasin | Sumsel.suarana.com — Kondisi jaringan listrik di kawasan Jalur 11, Dusun II, Desa Upang, Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, kembali menjadi sorotan. Jika sebelumnya warga mengeluhkan rendahnya voltase terutama pada sore hingga malam hari, kini kondisi tersebut dilaporkan mulai terasa bahkan pada siang hari.

Pantauan di lapangan pada Sabtu (26/9/2026) menunjukkan, daya listrik di sejumlah rumah warga masih sangat lemah hingga menjelang tengah hari.

Di salah satu rumah warga, sekitar pukul 10.00 WIB, lampu LED berdaya 3 watt terlihat masih berkedip. Kondisi serupa juga membuat kipas angin berukuran 18 inci tidak dapat berputar sebagaimana mestinya.

Kondisi tersebut membuat warga mempertanyakan semakin melemahnya daya listrik yang mereka terima.

"Ini lampu PLN apo lampu pal yang tengah laut itu?" ujar pemilik rumah dengan nada heran melihat kondisi listrik yang tak kunjung normal.

Sebelumnya, persoalan rendahnya voltase di kawasan Jalur 11, khususnya Dusun II Desa Upang, telah beberapa kali menjadi keluhan masyarakat dan diberitakan. Kondisi tersebut disebut membuat sebagian warga kesulitan menggunakan sejumlah peralatan listrik rumah tangga secara normal.

Bahkan, persoalan jaringan listrik di kawasan tersebut sebelumnya sempat dikaitkan dengan adanya warga yang nekat menggunakan arus listrik secara ilegal. Namun, kondisi tersebut merupakan persoalan berbeda yang perlu ditangani sesuai ketentuan dan tidak serta-merta menjadi pembenaran atas tindakan ilegal.

Warga berharap pihak terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap jaringan dan kapasitas daya di kawasan tersebut. Pasalnya, keluhan yang sebelumnya dominan dirasakan pada malam hari kini mulai muncul sejak pagi hingga siang.

Hingga berita ini ditulis, belum terlihat perubahan signifikan terhadap kondisi daya listrik yang dikeluhkan warga Jalur 11 tersebut.



. Pewarta: Junaidi
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -