Pemerintah Desa Upang Realisasikan BLT DD Juni–Agustus 2026
BANYUASIN | Sumsel.suarana.com – Pemerintah Desa Upang, Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, merealisasikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada 32 keluarga penerima manfaat (KPM) untuk periode Juni hingga Agustus Tahun Anggaran 2026.
Penyaluran berlangsung di Kantor Pemerintah Desa Upang, Kamis (13/8/2026), dipimpin langsung Kepala Desa Upang, H. Zawawi, S.Pd., didampingi staf dan perangkat desa serta dihadiri tokoh masyarakat.
Kegiatan tersebut juga melibatkan keluarga penerima manfaat (KPM), para ketua RT, kepala dusun, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Upang.
Dalam sambutannya, H. Zawawi menjelaskan bahwa Pemerintah Desa Upang sebelumnya berencana menyalurkan BLT DD sekaligus hingga Desember 2026. Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena penyaluran harus mengikuti ketentuan dan petunjuk teknis yang berlaku.
“Realisasi harus dilakukan berdasarkan bulan berjalan. Untuk saat ini diberikan selama tiga bulan, yaitu Juni, Juli dan Agustus. Jadi masih empat bulan lagi, yaitu September, Oktober, November dan Desember, yang akan disalurkan nanti,” jelasnya.
H. Zawawi juga menjelaskan terkait salah satu penerima BLT DD yang telah meninggal dunia. Untuk penyaluran periode saat ini, bantuan masih diberikan kepada pihak keluarga. Namun, mulai September mendatang, penerima tersebut tidak lagi menerima bantuan dan kemungkinan akan digantikan oleh calon penerima manfaat lain yang dinilai lebih membutuhkan berdasarkan hasil musyawarah.
“Untuk penerima yang meninggal dunia, alokasi sekarang masih diberikan kepada pihak keluarga. Namun, pada realisasi September sudah tidak lagi, karena kemungkinan akan digantikan oleh penerima manfaat lain yang juga dinilai membutuhkan sesuai hasil musyawarah nantinya,” paparnya.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Upang, Hermansyah, mengatakan pemerintah desa tetap memberikan pelayanan kepada KPM yang berhalangan hadir, khususnya penerima yang terkendala kondisi kesehatan.
Menurutnya, bagi KPM yang tidak dapat datang langsung ke lokasi penyaluran, pemerintah desa bersama pihak terkait menerapkan sistem door to door dengan mendatangi kediaman penerima.
Hermansyah juga mengimbau seluruh KPM agar menggunakan bantuan tersebut secara bijak dan benar-benar diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Ia secara khusus mengingatkan penerima maupun anggota keluarganya agar tidak menggunakan uang bantuan untuk kegiatan yang merugikan, termasuk judi online.
“Manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Jangan sampai digunakan untuk judi online,” imbaunya.
Penyaluran BLT DD tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat penerima manfaat sekaligus memastikan bantuan Dana Desa diterima oleh warga yang memang membutuhkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pewarta: Junaidi

