Peringati Hari Jadi ke-46, Pemerintah Bintaran Gelar Sunatan Masal
Banyuasin | Sumsel.suarana.com -
Dalam rangka memperingati hari jadi Desa yang ke-46 tahun, pemerintah desa Bintaran kecamatan Air Salek kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan menggelar kegiatan sunatan masal dan bersih desa/ruwatan.yang menurut berbagai sumber bertujuan menjauhkan penduduk desa dari berbagai mala bahaya, selain itu kegiatan bakal diselenggarakan selama dua hari dengan pagelaran wayang kulit dan do'a bersama bertema *bersih sehat inovatif nyaman, religius* Rabu 24 Juni 2026.
Melalui kerjasama dengan Kopdar Air Salek, palang merah Indonesia provinsi Sumatera selatan, dan dinas sosial kabupaten Banyuasin kegiatan yang dilaksanakan di kantor serta balai desa bentaran tersebut juga meliputi donor darah sukarela dan pemeriksaan kesehatan secara gratis bagi warga masyarakat setempat.
Dihadiri langsung oleh kepala desa setempat "Taufik Hidayat S, Pd,i. melibatkan Segenap jajaran pemerintahan desa dan bpd, komunitas pendonor darah Kopdar Air Salek diketuai " Kun Indarsih, tenaga kesehatan puskesmas Srikaton, dinas sosial kabupaten Banyuasin, serta para warga masyarakat yang ingin mengihatankan anak anak mereka, melakukan cek kesehatan maupun yang turut serta ingin mendonorkan darah.
Dikonfirmasi diruang kerjanya, "Taufik Hidayat S,Pd,i. Menerangkan peringatan hari jadi desa bintaran ke-46 tahun ini terselenggara melalui kolaborasi antara pemerintah Desa bintaran,kopdar Air Salek dan puskesmas Srikaton dengan pendanaan gotong royong.
Menurut Taufik, selain pendanaan gotong royong bersama puskesmas Srikaton dan kopdar Air Salek,sebelumnya pemerintah bintaran juga melayangkan pengajuan terkait pelaksanaan kegiatan sunatan masal
"Gotong royong, dari pihak kesehatan puskesmas Srikaton, dan kopdar, untuk sunatan masal melalui proposal ke dinas sosial kabupaten, tau sendiri lah dana desa sekarang ini" Ujarnya
Lebih lanjut kepala desa bintaran ini juga menuturkan, pada momen peringatan hari ke-46 tahun desa bintaran tersebut juga bakal dilakukan kegiatan bersih desa, yakni ritual kebudayaan disertai dengan melaksanakan do'a bersama dan pagelaran wayang kulit semalam suntuk pada Kamis malam 25/6/2026.
"Bersih desa, atau ruwatan karena orang Jawa itu masih kental tentang kepercayaan bahwa desa itu ada yang menjaga baik yang keliatan maupun yang tidak terlihat, untuk do'a bersamanya kita mengundang forum kepala desa, Tokoh-tokoh dan ulama, wayang kulit semalaman itu untuk masyarakat umum" Tuturnya
Kegiatan ini pun tampak mendapat respon positif dari warga masyarakat yang terpantau berbondong-bondong hadir dalam kegiatan yang terselenggara dengan cukup lancar dan kondusif, berlangsung selama kurang lebih lima jam, dimulai pada pukul 09,00 wib, selesai pada jam 14,00 wib/ (dua siang)
. Pewarta : Junaidi

