24 C
id

Tenaga Pendidik Gunakan Face Print untuk Presensi Menuju SMP Negeri 8 Lahat Smart School



Lahat | Sumsel.suarana.com -Sekolah Menengah Pertama SMP Negeri 8 Lahat,yang beralamat di Desa Sage, Kabupaten Lahat, memanfaatkan teknologi terkini, yaitu berupa penggunaan aplikasi Face Print, di tahun ajaran 2025/2026 ini.

Aplikasi ini telah diintegrasikan untuk melakukan presensi para guru di satuan pendidikan tersebut dengan cara yang inovatif, yang secara otomatis terkoneksi langsung ke Dinas Pendidikan kabupaten Lahat 

Face Print, atau yang dikenal sebagai teknologi pengenalan wajah dan sidik jari secara digital, sangat memungkinkan sekolah menengah pertama ini untuk melaksanakan Apsensi 

Teknologi ini juga bekerja dengan mengkonversi gambar wajah guru dan sidik.

Teknologi ini pun dinilai sangat memungkinkan untuk melakukan penelusuran identitas para tenaga pengajar hanya melalui wajah mareka.

Penerapan teknologi ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan, terutama dalam hal kedisiplinan guru 

Kepala SMP Negeri 8 Lahat bapak Yudi Markos Spd MM menyampaikan, bahwa, telah memulai perjalanan menuju digitalisasi sejak tahun pelajaran 2025/2026.

“Pencapaian besar yang menjadi target adalah menjadikan SMP Negeri 8 Lahat sebagai sekolah percontohan dalam menerapkan digitalisasi sekolah dan mengangkat gelar sebagai Smart School pada tahun 20256” kata Markos Selasa 1 april 2026.

Ia menjelaskan pula, proses transformasi yang telah dimulai  hari ini dengan fase ujicoba, dan di mulai seluruh dewan guru telah menggunakan aplikasi Face Print untuk melakukan presensi.

Yadi selaku anggota Tim IT dan panitia pelaksanaan menyatakan, bahwa langkah ini merupakan tonggak bersejarah bagi SMP Negeri 8 Lahat, dalam mengadopsi teknologi terkini untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pendidikan di masa yang akan datang.

“Smp negeri 8 Lahat, sedang menuju masa depan yang cerah sebagai salah satu sekolah unggulan dalam digitalisasi pendidikan,” tutur dia.

Ia menambahkan, aplikasi yang telah diterapkan ini sangat cocok untuk meningkatakan kedisiplinan para siswa.

“Jadi perekamannya seperti presensi datang, serta keterlambatan dan kepulangan. Jadi tidak hanya merekam dewan guru yang hadir dan tidak hadir ke sekolahan,” pungkasnya. 


(Syahrial)
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -
⚠️ Peringatan Plagiarisme
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Dukung jurnalisme independen bersama Suarana.com untuk terus menghadirkan berita berkualitas.

👉 Klik di sini untuk mendukung