24 C
id

Pangdam II/Sriwijaya Dampingi Penanaman Jagung Serentak di Ogan Ilir




Sumsel.suarana.com - Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., menghadiri sekaligus melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dipusatkan di belakang Komplek Perumahan Serai Indah, Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (07/03/2026). Hal ini menegaskan sinergitas kokoh antara TNI dan Polri dalam mengawal program strategis nasional terkait kedaulatan pangan*._

Dalam kegiatan tersebut, Mayjen TNI Ujang Darwis mendampingi Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., turun langsung ke lahan pertanian untuk menanam bibit jagung.

Partisipasi aktif Pangdam ini merupakan bentuk dukungan nyata Kodam II/Sriwijaya terhadap instruksi Presiden RI Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi di seluruh pelosok negeri, khususnya di wilayah teritorial Sumatera Bagian Selatan.

Kapolri menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektoral adalah kunci utama untuk mencapai kemandirian pangan. 

Senada dengan hal tersebut, kehadiran Pangdam II/Sriwijaya memastikan bahwa seluruh jajaran personel TNI di wilayah binaan siap berkolaborasi  dalam mensukseskan program pemerintah. 

Selain fokus pada sektor pertanian, kehadiran Mayjen TNI Ujang Darwis juga menjadi saksi momentum penting peresmian infrastruktur kerakyatan. Di sela-sela penanaman jagung, Pangdam mendampingi Kapolri meresmikan 57 Jembatan Merah Putih Presisi yang merupakan hasil kolaborasi Polda Sumsel dengan masyarakat. Langkah ini diapresiasi sebagai upaya bersama dalam membuka akses bagi daerah-daerah yang selama ini terisolir.

Pangdam melihat pembangunan jembatan ini sebagai langkah krusial yang saling mendukung dengan program ketahanan pangan. Dengan akses mobilitas yang lebih baik, hasil-hasil pertanian dari desa dapat didistribusikan dengan lebih cepat dan efisien. 

Sinergi antara TNI dan Polri dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi masyarakat luas untuk terus berinovasi dalam mengelola potensi sumber daya alam demi terciptanya ketahanan pangan yang berkelanjutan.


. Editor: Junaidi 
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -
⚠️ Peringatan Plagiarisme
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Dukung jurnalisme independen bersama Suarana.com untuk terus menghadirkan berita berkualitas.

👉 Klik di sini untuk mendukung