HUKUM
0
OTT Tengah Malam! Bupati Rejang Lebong Terseret Dugaan Suap Proyek
Lahat | Sumsel.suarana.com - Operasi senyap kembali dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Kali ini, operasi tangkap tangan terjadi di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, pada Senin malam, 9 Maret 2026.
Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan total 13 orang. Salah satunya adalah Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, yang juga dikenal sebagai Ketua DPD Partai Amanat Nasional atau PAN di Rejang Lebong.
Setelah diamankan, para pihak langsung menjalani pemeriksaan awal di Polres Kepahiang dan Polresta Bengkulu. Dari 13 orang yang ditangkap, sembilan di antaranya kemudian diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut di Gedung KPK.
Sembilan orang tersebut terdiri dari Bupati Rejang Lebong, Wakil Bupati Hendra, tiga aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah daerah, serta empat orang dari pihak swasta.
KPK menduga operasi tangkap tangan ini berkaitan dengan praktik suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Dalam penggeledahan dan pemeriksaan awal, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti penting, mulai dari dokumen, barang bukti elektronik, hingga uang tunai yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.
Setelah melakukan gelar perkara, KPK akhirnya menetapkan lima orang sebagai tersangka. Tiga di antaranya berasal dari pihak swasta yang diduga sebagai pemberi suap, sementara dua lainnya merupakan penyelenggara negara yang diduga menerima suap, termasuk Bupati Rejang Lebong.
Kasus ini kini masih terus didalami oleh KPK untuk mengungkap secara lengkap konstruksi perkara dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
OTT ini kembali menjadi pengingat keras bahwa praktik korupsi di daerah masih menjadi perhatian serius, dan penegakan hukum bisa datang kapan saja, bahkan lewat operasi senyap yang tak terduga.
(Syahrial)
Via
HUKUM
