24 C
id

Diduga Kena Angin Duduk, Seorang Nelayan Meninggal di Laut

.                  gambar hanya ilustrasi 


Banyuasin | Sumsel.suarana.com - Tragis, niat mencari nafkah untuk keluarga seorang nelayan asal Desa Upang Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan dikabarkan meninggal dunia di laut saat sedang bekerja mengangkat alat tangkap ikan, menurut keterangan almarhum meninggal dunia pada 6 Februari 2026 Jum'at sore kemarin disinyalir akibat terkena serangan angin duduk.

Informasi kejadian ini didapat dari semi warga yang mengaku mendapat keterangan langsung melalui salah satu anak buah kapal tempat dimana almarhum yang diketahui bernama Rudi (35) warga RT 11 dusun lll Desa Upang Kecamatan Air Salek menurut dia sekitar pukul 00,55 wib. jenazah sedang dalam perjalanan menuju ke rumah duka mirisnya Semi menyebutkan posisi perjalanan terhitung masih sangat jauh dari tempat tujuan (7/2/2026).

"mantu kak Ngah Marjani;; Namo Rudi Ninggalke. Tujuan di gawak gawak ke doson .posisi masih lumayan jauh" terangnya kepada awak media 

Ia menuturkan kronologi kejadian menurut informasi yang ia terima dari salah seorang anak buah kapal, saat kejadian almarhum Rudi sedang beraktivitas seperti biasa yakni proses mengangkat alat tangkap ikan kemudian almarhum spontan tersungkur di lantai kapal dan dinyatakan langsung meninggal dunia.

"Iye, Impo Nye sedeng Narek rawe .tesongkor dewek.impo dari ABK yang Laen,,sore tadi kejadian/ninggal Nye" tuturnya lebih lanjut 

Berdasarkan informasi yang dirinya ketahui Semi menjelaskan bahwa almarhum dikabarkan menjadi ABK kapal motor (KM) Kurnia Baru milik seorang pengusaha di dusun lV Desa Upang, meski tidak diketahui secara pasti area laut tempat almarhum meninggal dirinya mengatakan bahwa jenazah sedang dalam perjalanan menuju ke rumah duka.

"Die melok motor Nahasan.kalu Idak sala.kalu kejadian aku Idak tanyo di laot mane.cuma kalu posisi die tujuan balek.Sekitar jam 11. Baru sei kong.Pleng Idak seputaran Sei lumpur/ sei paser.kejadin Nye"tambah dia.

Disinggung mengenai kemungkinan adanya penjemputan jenazah dengan speed boat agar tidak rusak dan lebih cepat sampai tujuan serta memperlancar proses pemakaman nantinya, menurutnya sampai dengan tengah malam belum ada kepastian hasil musyawarah mengenai hal tersebut, Semi memperkirakan bahwa jenazah akan berbau meskipun diperkirakan bakal sampai pada hari ini di rumah duka 

Aturan nye.kalu Bae wong itu rembuk'an belum Ade keputusan cak Nye tadi, Tembus cuma .kalu kemungkinan gek jadi tape Jaoh  olehnyo, 150 Mil Bae Tarok kela.:::150.di pake lari motor umpama, lari 8.;;18 jam baru sampe" ujarnya 


. Pewarta: Junaidi
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -
⚠️ Peringatan Plagiarisme
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Dukung jurnalisme independen bersama Suarana.com untuk terus menghadirkan berita berkualitas.

👉 Klik di sini untuk mendukung