DAERAH
PERISTIWA
0
Seakan Tak Ada Pilihan, Warga di Muara Sugihan Gotong Royong Benahi Jalan
Banyuasin | Sumsel.suarana.com - Di puncak musim penghujan Desember tahun 2025, warga masyarakat di wilayah Kecamatan Muara Sugihan, dan beberapa daerah jalur di Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan seolah tak punya pilihan lain kecuali dengan melakukan kegiatan bergotong royong memperbaiki kerusakan pada jalan jalan yang sudah tentu mengalami kerusakan, seperti halnya dengan yang terpantau hari ini, gotong royong juga terlihat dilakukan di RT 01 dusun telaga reja Desa Margo Rukun, Kamis 01 Januari 2026.
Menurut informasi kerusakan jalan dan pergerakan gotong royong warga masyarakat ini hampir terjadi di setiap tahunnya pada musim penghujan yang mayoritas terjadi di kisaran bulan November sampai dengan February tahun berikutnya, anehnya anggaran dana desa yang dikucurkan pemerintah selama dua periode masa kepemimpinan presiden Joko Widodo seakan tak mampu menanggulangi permasalahan tersebut.
Kepala desa setempat, Romadon. Sampai tayangnya pemberitaan ini belum juga bisa dihubungi oleh awak media untuk mengkonfirmasi pertanyaan yang berhubungan dengan kondisi jalan yang berlarut larut seolah olah tanpa adanya solusi yang menjadi sebuah keluhan berkepanjangan dari warga masyarakat jalur tersebut, awak media juga sedang berupaya untuk berkomunikasi dengan beberapa Kades lainnya mengenai permasalahan ini.
Sementara H, Suryadin. Seorang penduduk yang terlibat dalam kegiatan saat dikonfirmasi mengenai kegiatan tersebut menjelaskan bahwa gotong royong yang dilakukan diikuti oleh kepala dusun dan ketua RT setempat, ia menyebut kegiatan ini ialah bentuk perhatian dan kepedulian warga di lingkungan telaga reja dan juga kesadaran para supir kendaraan roda empat, H Suryadin mengatakan bahwa setiap tahunnya terjadi kerusakan parah pada jalan RT 01 dusun telaga reja ini.
"Hanya Pak Kadus Dusun Telaga reja dan pak RT 01, Sukarela masyarakat dan sukarela para supir R4 yang hadir, karena Di situ setiap tahun selalu hancur" ungkapnya
Ironinya H Suryadin menyebut bahwa pada tanggal sebelas dan dua puluh sembilan Desember sebelumnya kondisi jalan yang rusak parah sempat membuat kerepotan evakuasi warga yang sedang sakit menuju ke rumah sakit rujukan kota Palembang.
"Bahkan Sempat pula ada dua mobil travel yang bawa orang sakit pada tanggal sebelas bulan dua belas kemarin terjebak di jalan Desa Margo Mulyo jalur enam belas, dan ditanggal dua puluh sembilan tahun ini harus berjibaku melewati jalan yang berlumpur, berangkat habis magrib baru sampai RS Bunda Medika Jaka baring Palembang pukul satu dini hari" bebernya
Lebih lanjut dirinya menuturkan bahwa jika tidak ada inisiatif pergerakan gotong royong tentunya akan berdampak pada kegiatan belajar para siswa siswi menuju ke sekolah masing-masing, H Suryadin menyebut jalan ini adalah akses vital karena merupakan penghubung antara jalur empat belas dengan jalur enam belas Kecamatan Muara Sugihan.
"Angel-angel, kalau kami nggak bergerak kasian banget yang mau lewat apalagi anak anak sekolah, soalnya Itu penghubung antara jalur 14 dan jalur 16" tuturnya penuh keluhan
Tak hanya itu saja, H Suryadin juga menyampaikan bahwa terdapat beberapa titik jalan penghubung antar desa yang mengalami kerusakan parah pada musim penghujan tahun ini.
"Penghubung jalur empat belas antar desa Margo rukun dan Ganesha Mukti, Daya kusumah sampai Cendana juga sudah ada beberapa titik yang rusak parah" tambah dia
. Pewarta: Junaidi
Via
DAERAH


Lintas Indonesia
Taktis.web.id
Zonix.web.id
Pojok Media
Politikanews
Gepani.web.id
Borneonews.web.id
Kalbarsatu.web.id
Karawang Bergerak
Bukafakta.web.id
Radarkita.web.id
Inspirasi.web.id
Indeka.web.id
Kampara.web.id
Linkbisnis.co.id
Expose.web.id
Suarakotasiber
RIzki Suarana