DAERAH
0
Bupati Lahat Tinjau Tebat Besak Sebagai Sentral Budi daya Perikanan
Lahat | Sumsel.suarana.com - Bupati Lahat Bursah Zarnubi, kembali melakukan peninjauan ke Tebat Besak yang berada di Desa Kota Raya Darat, Kecamatan Pajar Bulan, Kunjungan ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan Bupati Lahat sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Lahat dalam mendorong pengembangan Tebat Besak secara berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Lahat turut mengajak Ketua DPRD Kabupaten Lahat Fitrizal Homizi beserta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Lahat. Kehadiran unsur legislatif ini menegaskan adanya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendukung program pembangunan daerah.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lahat untuk mengembangkan Tebat Besak sebagai sentra budidaya perikanan sekaligus destinasi wisata prioritas yang diproyeksikan akan menjadi landmark baru Kabupaten Lahat, khususnya di wilayah Kecamatan Pajar Bulan.
Tokoh masyarakat setempat, Tarmizi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa rencana pengembangan Tebat Besak telah mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Desa Kota Raya Darat maupun Desa Kota Raya Lembak. Ia berharap program tersebut dapat direalisasikan dengan baik sehingga mampu mendorong kemajuan wilayah sekitar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Lahat, Fitrizal Homizi, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap inisiatif Bupati Lahat yang sejalan dengan visi dan misi.“Menata Kota Membangun Desa. Serta selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap sektor perikanan di Kabupaten Lahat tidak hanya mampu meningkatkan produksi ikan konsumsi, tetapi juga mampu mengembangkan kemandirian bibit ikan di daerah.
Dalam arahannya, Bupati Lahat Bursah Zarnubi menegaskan bahwa fokus utama pengembangan Tebat Besak adalah pada sektor perikanan. Namun demikian, melihat potensi lingkungan sekitar yang sangat mendukung, udara yang sejuk,view Gunung Dempo, dan tanah yang subur kawasan ini akan dikembangkan secara terintegrasi dengan pariwisata dan perkebunan, seperti villa, glamping, dan agrowisata kebun buah.
“Mudah-mudahan tahun depan Detail Engineering Design (DED) dapat diselesaikan sehingga pembangunan daapat terlaksana.
(Syahrial)
Via
DAERAH

Lintas Indonesia
Taktis.web.id
Zonix.web.id
Pojok Media
Politikanews
Gepani.web.id
Borneonews.web.id
Kalbarsatu.web.id
Karawang Bergerak
Bukafakta.web.id
Radarkita.web.id
Inspirasi.web.id
Indeka.web.id
Kampara.web.id
Linkbisnis.co.id
Expose.web.id
Suarakotasiber
RIzki Suarana