TOKOH KEPALA DAERAH
0
Pemkab Lahat dan UNSELA Teken MoU Penguatan SDM dan Pembangunan Daerah
Lahat | Sumsel.suarana.com - Universitas Serelo Lahat (UNSELA) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama dengan Pemerintah Kabupaten Lahat. Penandatanganan ini berlangsung di Aula Pascasarjana UNSELA dan dilanjutkan dengan kuliah umum bersama Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, Jum’at (21/11/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Rektor UNSELA Darwin Kesuma, S.E., M.M., Ketua Yayasan, Pj. Ketua Yayasan Pendidikan UNSELA Lahat, Kadis Dikbud, Kadis Kominfo, Kasat Pol Pp, para wakil rektor, dosen, serta mahasiswa UNSELA.
Tema kegiatan tersebut yakni : “Pembangunan Manusia sebagai Subjek dan Tujuan: Peran Perguruan Tinggi dalam Mendukung Program Menata Kota Membangun Desa Kabupaten Lahat.”
Dalam sambutannya, Rektor UNSELA Darwin Kesuma SE MM, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung visi-misi pemerintah daerah.
“Dari universitas untuk kolaborasi yang tumbuh terang, terkhusus mendukung visi dan misi daerah. Pengembangan sumber daya manusia, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi fokus utama,” ujarnya.
Ia mencontohkan kerja sama yang telah dilakukan tahun sebelumnya, seperti pendampingan data kependudukan di desa-desa yang belum tertata dengan baik. Melalui kerja sama terbaru ini, UNSELA kembali meneguhkan komitmennya untuk terlibat dalam pembangunan daerah, baik melalui tenaga ahli, kegiatan penelitian, hingga Praktik Kerja Nyata (PKN) mahasiswa.
Menurutnya, universitas dan pemerintah daerah harus saling menguatkan, terutama dalam upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas masyarakat secara berkelanjutan.
Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, dalam kuliah umum menyampaikan pemaparan mendalam tentang pentingnya pembangunan manusia sebagai inti dari kemajuan bangsa.
Menurut Bursah, sejarah umat manusia menunjukkan bahwa persoalan utama pembangunan selalu kembali kepada kualitas manusia itu sendiri.
“Pembangunan manusia adalah persoalan sentral. Manusia itu subjek sekaligus tujuan pembangunan. Maka yang harus diperbaiki pertama adalah kualitas manusianya,” tegas Bupati.
Ia mengaitkan konsep pembangunan manusia tersebut dengan nilai-nilai keagamaan, khususnya dalam perspektif Islam yang menekankan akhlak, tanggung jawab, dan kemampuan berpikir.
Bupati juga menekankan pentingnya kemampuan membaca fenomena, berpikir analitis, dan mengambil kesimpulan ilmiah. Baginya, pembangunan kapasitas manusia harus dibangun melalui ekosistem pendidikan yang kuat sejak PAUD hingga perguruan tinggi.
Dalam pemaparannya, Bursah menyinggung hasil survei PISA (Programme for International Student Assessment) yang menunjukkan bahwa Indonesia masih berada pada posisi ke-70 dari 80 negara dalam literasi membaca, matematika, dan sains.
“Ini kelemahan kita. Literasi dasar anak-anak kita masih rendah. Sementara dunia bergerak cepat. Kalau kita tidak memperbaiki pendidikan, bangsa ini tidak akan kemana-mana,” ungkapnya.
Ia mendorong perguruan tinggi untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan ekosistem pendidikan dan riset.
Bursah juga menyinggung sejarah kegemilangan ilmu pengetahuan Islam yang pernah melahirkan ribuan ilmuwan dalam bidang matematika, astronomi, dan filsafat. Menurutnya, kemajuan dunia tidak terlepas dari kekuatan pengetahuan dan inovasi.
Bupati menggarisbawahi bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk mengatasi kemiskinan struktural dan ketimpangan sosial. Melalui kebijakan afirmatif dan kolaborasi antar lembaga, ia berharap kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Lahat dapat meningkat signifikan.
“Sumber daya manusia adalah tulang punggung bangsa. Jika pendidikan kita kuat, kita bisa bangun kemandirian dan daya saing,” ujarnya.
(Syahrial)

Lintas Indonesia
Taktis.web.id
Zonix.web.id
Pojok Media
Politikanews
Gepani.web.id
Borneonews.web.id
Kalbarsatu.web.id
Karawang Bergerak
Bukafakta.web.id
Radarkita.web.id
Inspirasi.web.id
Indeka.web.id
Kampara.web.id
Linkbisnis.co.id
Expose.web.id
Suarakotasiber
RIzki Suarana