24 C
id

Lahat Tegaskan Dukungan untuk Kemerdekaan Palestina saat Peringatan Hari Santri




Lahat | Sumsel.suarana.com - Pemerintah daerah lahat menggelar aksi sebagai bentuk solidaritas.
Aksi menuntut kemerdekaan rakyat Palestina dari penjajahan.
Bupati menyatakan dukungan moral dan kemanusiaan bagi Palestina.
Dia menilai penderitaan warga Palestina sudah berlangsung lama. Rabu (22/10/2025) 

Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi SE memimpin kegiatan itu.
Wakil Bupati Widia Ningsih SH MH mendampingi Bupati.
Hadir pula Bupati Empat Lawang DR H. Joncik Muhammad.
Forkopimda, tokoh nasional, dan pejabat daerah ikut hadir.
Sekda, asisten, dan kepala OPD turut serta.

Pemerintah daerah menggelar aksi sebagai bentuk solidaritas.
Aksi menuntut kemerdekaan rakyat Palestina dari penjajahan.
Bupati menyatakan dukungan moral dan kemanusiaan bagi Palestina.
Dia menilai penderitaan warga Palestina sudah berlangsung lama.
Massa bergerak long march menuju Lapangan Eks MTQ.
Jarak long march sekitar 1.500 meter.
Long march berawal di jalan protokol Kabupaten Lahat.
Aksi berakhir di Lapangan Eks MTQ Kabupaten Lahat.
Peserta membentangkan bendera raksasa Indonesia-Palestina.

Bupati menyebut aksi ini sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.
Ia mengutuk kekerasan yang menimpa warga sipil Palestina.
Menurutnya, pembantaian anak dan warga sipil sangat keji.
Aksi juga memaknakan peringatan Hari Santri Nasional.
Santri ditampilkan sebagai penggerak moral dan spiritual bangsa.
Pemerintah daerah ingin menyuarakan pesan perdamaian internasional.

Puluhan ribu warga mengikuti long march secara tertib.
Massa membawa spanduk dan bendera dua negara.
Pihak keamanan mengawal jalannya kegiatan.
Panitia menyediakan fasilitas dasar untuk peserta aksi.

“Ini dukungan penuh kepada rakyat Palestina yang ingin merdeka,” ujar Bursah.
Ia menegaskan, dukungan bersifat moral dan kemanusiaan.
Bupati menyebut kekejaman telah menyengsarakan ratusan juta orang.
Ia juga menyatakan, peristiwa itu harus mendapat perhatian dunia.
Bursah mengaitkan solidaritas dengan nilai-nilai agama dan kebangsaan.

“Melalui Hari Santri, kita berikan dorongan moral dan spiritual,” ujarnya.
Ia meminta agar perang berhenti dan perdamaian tegak.

Bupati mengingatkan hubungan sejarah Indonesia dan Palestina.
Ia merujuk dukungan awal Palestina kepada kemerdekaan Indonesia.
Menurutnya, solidaritas kini merupakan bentuk balas sejarah.
Pemerintah daerah ingin menyampaikan pesan kemanusiaan global.

Bupati mengimbau warga terus mendoakan Palestina.
Ia meminta seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan bangsa.
Bupati berharap dunia mengakhiri semua bentuk penjajahan.
Ia juga berharap generasi muda memaknai Hari Santri.

(Syahrial)
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -
⚠️ Peringatan Plagiarisme
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Dukung jurnalisme independen bersama Suarana.com untuk terus menghadirkan berita berkualitas.

👉 Klik di sini untuk mendukung