24 C
id

LPKMI Pertanyakan Anggaran Pengadaan Kemasan Kopi di Dinas Perkebunan Lahat


LAHAT | Sumsel.suarana.com - Lembaga Pemerhati Korupsi Masyarakat Indonesia (LPKMI) mempertanyakan anggaran pengadaan kemasan kopi oleh Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat yang menggunakan dana APBD tahun 2024. Berdasarkan informasi dari laman resmi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Lahat, anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini mencapai Rp 166.500.000,- (Seratus Enam Puluh Enam Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang sama.

Ketua Umum LPKMI, Abdul Khoiri, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan, harga satuan standing pouch atau kemasan kopi di pasaran berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 15.000 per unit. Jika dikalikan dengan jumlah 1.500 unit, total biaya yang dibutuhkan hanya sekitar Rp 22.500.000.

“Jika kita melihat anggaran yang disiapkan sebesar Rp 166.500.000, ada ketidaksesuaian yang perlu ditelusuri lebih lanjut,” ujar Abdul Khoiri kepada media, Senin (5/2/2025).

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak menuduh adanya markup atau ketidakwajaran dalam anggaran, namun meminta instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengadaan barang tersebut.

“Kami meminta dinas terkait untuk memeriksa dan memastikan apakah harga pengadaan ini sudah sesuai dengan standar yang ada,” tambahnya.

Lebih lanjut, LPKMI berencana melaporkan temuan ini ke Inspektorat Kabupaten Lahat atau Kejaksaan Negeri Lahat guna memastikan transparansi dalam penggunaan anggaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan terkait permasalahan ini.(red/tim)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -
⚠️ Peringatan Plagiarisme
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Dukung jurnalisme independen bersama Suarana.com untuk terus menghadirkan berita berkualitas.

👉 Klik di sini untuk mendukung